Friends is Never Die Part 3

318608_316093081835188_266441815_n

Friends is Never Die

Part 3

Author :

  • Kimberly Sky

Main Cast :

  • Xi LuHan EXO-M

  • Byun BaekHyun EXO-K

  • Oh SeHun EXO-K

Other Cast :

  • Xiumin EXO-M

  • SuHo EXO-K

  • Kim Jongin/Kai EXO-K

  • Lay EXO-M

  • Chen EXO-M

  • JB JJ Project

Anyeong Readers,Kim datang lagi.Bawa lanjutan FFnya.

Mian Kim bawa-bawa JB JJ Project,ini buat jadiin Cast yang jahatnya*di pelototin JB.

Mohon Commentnya _ buat mastiin nih FF bagus atau ngga’

Selamat membaca ajj J

Author POV

Pagi itu di sekolah kelas Sehun sedang mempelajari bagaimana cara melukis.Itu memang pelajaran yang sangat di sukai Sehun.Namun Sehun masih memikirkan kejadian kemarin.

Apakah benar namja-namja itu takut pada Luhan.”batin Sehun.Seketika lamunan Sehun terhenti karena Baekhyun mengagetkannya (lagi)

“Apa yang kau fikirkan.”

“Aish kau ini berhenti mengagetkanku.”

“Mianhae,habisnya kau serius sekali.”dia hanya mengacak rambut Sehun pelan.

“berhentilah menggodaku.”

“Kenapa kau terlalu sensitive Sehun.”Baekhyun lalu tertawa geli.Namun tawa Baekhyun pupus setelah melihat Luhan yang berdiri di belakang Sehun.Baekhyun lalu menjauh dan pergi ketempat duduknya.Luhan lalu mengikuti Baekhyun.

“Baekhyun mian karena hal kemarin.”Luhan mencoba tersenyum.

Baekhyun lalu pergi mengambiltasnya kasar dan beranjak pergi.

Ada apa di antara mereka,aku benar-benar tidak mengerti.”sahut Sehun.Sehun memperhatikan Luhan tanpa berkedip.Luhan yang sadar karena di perhatikan lalu menatap Sehun tajam.Hal itu membuat Sehun takut dan melanjutkan aktifitasnya.

***

Author POV

Luhan,Xiumin,Chen,Lay dan Suho sedang bermain bola di tempat biasa mereka berkumpul.Lay yang memang tidak bisa bermain bola memutuskan untuk menjadi wasit dalam permainan itu. Dari seberang jalan,terlihat Sehun yang sedang berjalan kaki.Memang saat itu dia sengaja untuk tidak ingin di jemput karena ingin melihat lingkungan sekitar.

Sehun berhenti sejenak untuk melihat permainan bola itu.Sehun memang juga menyukai permainan bola.Tiba-tiba saja bola mengelinding kearah Sehun,sontak Sehun dengan lincah memainkan bola itu.Chen,Xiumin dan Suho menatap kearah Sehun kagum.Dan Sehun menendangnya kearah Luhan.Tiba-tiba BUKK… bola itu meleset dan mengenai wajah Lay yang sedang duduk.

“Lay,kau tidak apa-apa??”tanya Luhan yang mendekati Lay.Seketika saja wajah Lay memerah karena terkena bola.

“Hey apa yang kau lakukan.Kau ingin membunuh temanku??”Suho mendekati Sehun.Saat itu Sehun memang takut.Rasanya dia ingin kabur,namun mereka pasti mengejarnya.Dan terpaksa Sehun hanya berdiri diam di tempat,dan tidak bergerak sama sekali.

“Bisakah kau lebih hati-hati.”sahut Chen sambil memegangi kerah baju Sehun.

“YA kau harus bertanya baik-baik.Tidak boleh emosi.”Luhan mencoba melerai.Luhan sudah tau kalau Sehun adalah seorang anak yang penakut.Sehun hanya tertunduk.

“Lainkali kau harus lebih berhati-hati.”sahut Xiumin sambil tersenyum kearah Sehun.

“Jika kau menendang bola,harus bisa mengontrol tendanganmu.”tambah nya.

“Apakau ingin main dengan kami.?”tanya Luhan.

Sehun yang masih takut hanya mengangguk-ngangguk.

Sehun POV

Awalnya memang ku kira Luhan itu kejam.Tapi saat temannya terluka karenaku,dia tidak marah sama sekali melainkan dia mengajakku ikut bermain bersamanya.Tadinya aku berfikir kalau mereka ingin mempermainkanku,tapi aku salah.Mereka memang baik terutama Luhan.Tapi aku masih belum tau siapa saja nama teman-temannya ini.

Aku yang memang sudah cukup lelah memutuskan untuk duduk di samping namja yang mengenai tendanganku tadi.

“Mianhae.”ucapku padanya.

“Gwenchana.”jawabnya singkat.Jujur saat ini aku masih canggung dengan mereka.Tapi tak beberapa lama mereka juga selesai main dan duduk di sebelahku.Lelaki yang terlihat sangat bulat ini memberiku minuman.

“Gomawo.”ucapku kaku pada Luhan.

“Untuk apa.”tanyanya heran.

“Karna kau sudah mau mengajakku main bersamamu.”sahutku yang masih canggung.

“Tidak masalah.”sahut seorang namja yang marah padaku tadi.

“Dengan adanya dirimu kami lebih senang.”tambah seorang namja yang duduk di sampingku.Tiba-tiba ada yang memukul pundakku pelan.

“Naneun Lay.”sahutnya.

“Yang ini namanya Chen,yang di sebelah Luhan itu Suho,dan yang kayak bakpao ini Xiumin.”

“Ne anyeong,naneun Sehun.”

“Mwo apa kau bilang tadi,aku seperti bakpao.”protes namja yang bernama Xiumin itu.

“Ya.”jawab Lay santai.

“Aish awaskau aku akan menciummu.”sahut Xiumin yang langsung mengejar Lay.Aku hanya tersenyum geli melihat tingkah mereka.

Namun keadaan menjadi diam setelah kami melihat siapa yang datang. “Bukankah ini namja yang bersitegang dengan Luhan di kantin waktu itu .”batinku pelan.

Author POV

“Luhan bukankah itu Kai dan teman-temannya.”sahut Suho.

Kai lalu menghampiri Kai dan teman-temannya.Begitu juga dengan Kai.

“Kau masih ada urusan denganku Luhan.”sahut Kai ketus.

BUKKK..satu pukulan mendarat di wajah Luhan.Sehun hanya berdiri di belakang Chen.BUKKK dan satulagi pukulan mendarat di perut Luhan,namun tidak ada perlawanan dari Luhan.

“Luhan kenapa kau diam saja,lawan dia.”pekik Chen.

“Dasar namja lemah,apa kau pantas di sebut Jjang!.”sontak kata-kata itu membuat Luhan merah.Luhan langsung memukul wajah Kai tanpa ampun dan itu membuat Kai terduduk ke tanah.Saat itu Luhan memang sudah kehilangan kendali.Saat Luhan mencoba mendekat kearah Kai,Xiumin melerai.

“Kai ayo bangkit.”sahut salah satu teman Kai yang bernama JB.

Luhan terus melangkah menuju Kai namun

“Berhenti.Aku menyerah.”sahut Kai lemah.Luhan tau kalau Kai sudah kelelahan.

“Ayo berdiri.”sahut Luhan sambil mengulurkan tangannya pada Kai.Sontak semua teman-teman Luhan tercengang saat itu,termasuk Sehun.

“Gomawo.”Kai lalu memegang tangan Luhan.

“Kita anggap ini selesai.Semua ayo pergi.”sahut Kai santai.

“Hey “ BUKKK.JB memukul Luhan dari belakang.Namun Suho yang menyadari tidak tinggal diam,Suho balik memukul wajah JB.Sehun hanya bisa menjauh dari perkelahian itu.Tiba-tiba JB mengeluarkan pisau dari kantongnya namun segera di cegah Kai dan Kai langsung membawa JB pergi.

“Awas kau.Jangan biarkan aku melihat wajahmu.”sahut JB menantang Luhan.

“Kau pikir kami akan takut denganmu.”sahut Chen.

Lalu Lay dan Xiumin baru datang sambil membawa beberapa bola tenis.Dengan nafas terengah-engah.

“Percuma saja kita membawa ini,mereka sudah pergi.”sahut Lay sambil memegangi sekeranjang bola.

“Untuk apa bola ini?”tanya Chen.

“Untuk melempari mereka.”jawab Xiumin polos.

“Aish kalian ini,kenapa tidak datang dari tadi.Mereka sudah pergi”sahut Suho sambil menendang perut Xiumin dengan lututnya pelan.Sontak itu membuat Sehun yang tadinya takut jadi tersenyum,begitu juga dengan Luhan.

***

TBC J

See You Next Part 

6 thoughts on “Friends is Never Die Part 3

  1. Alice Aster berkata:

    Next Kim,aku emang udh baca nih ff d page kmu tapi masih belum ada lanjutannya..Kim aku tunggulo next part nya ∩_∩

  2. nandady berkata:

    WAAAA….*peluk author*
    thor lanjutin partnya thor,emang udah ketinggalan nih,aku baru liat nih blog and baca efef nih dari part 1 asih thor lanjutin donk thor

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s