Nado Saranghae Baekhyun Chap 2

new edited

Title       : Nado Saranghae Baekhyun (Chap 2)

Author  : Giadore Lu

Casts     :

  • Byun Baekhyun
  • Lee Chaeri
  • other casts find by yourself

Genre   : Friendship, Romance

Rating   : Teen

Lenght  :

-STORY BEGIN-

Baekhyun POV

Hah.. menyesal aku menuruti permintaannya. Kukira dia akan mengajakku jalan jalan ternyata pergi ke salon -_-

“Baekki, kira kira rambut seperti ini cocok tidak untukku?” tanya Chaeri sambil menunjuk pada salah satu model rambut di dinding salon. Rambut macam apa itu, kenapa keriting begitu? Seperti rambut ahjumma ahjumma.

“cocok sekali, bahkan kau mirip dengan ahjumma Kim penjual ramen disekolah” hahha, rasakan. Siapa suruh mengajakku kemari kenapa tidak mengajak temannya yang lain saja.

“aish kau ini.. aku tidak bercanda” lihatlah begitu saja dia sudah merenggut. Aissh, yeoja ini benar benar.

“kalau ini?” ucapnya menyeringai. Oh ternyata itu Taeyeon nuna, bagus bagus. Pasti cocok dengan wajah Chaeri yang kecil.

“haa.. itu pasti cocok dengan wajahmu.” Hwaa.. taeyeon nuna terlihat manis disini

“giliran Taeyeon eonni matamu berbinar binar. Heeeh baiklah, dasar fanboy”  ucapnya dengan wajah datar. Biar saja yang penting Taeyeon nuna cantik disini (ps: di SNSD Baekhyun suka Taeyeon)

*****

“Bagaimana rambutku?” tanya Chaeri, ya rambut model Taeyeon nuna memang cocok dengan wajahnya. Bahkan dia terlihat lebih manis dari Taeyeon nuna.

“bagus..”

“oke.. sesudah ini kita ke butik” mwo? Kukira sudah selesai, ternyata masih ada.

“mwo, sebenarnya apa tujuanmu membawaku kesini?”

“hehe, aku ingin kau membantuku untuk mengubah penampilanku. Kalau aku mengajak Naya atau Ri An tentu saja penilaiannya berbeda denganmu” ucapnya terkikik.

“itu saja, dan itu alasanmu untuk tidak memakai kacamata sesudah keluar dari salon?”

“apa kau marah? Hoho mianhae, bukannya ini juga saranmu. biar nanti aku traktir makan” astaga, aku sudah memanas begini bisa bisanya tertawa.

“ayo kita ke butik” ucapnya, ishh yeoja ini membuatku berapi rapi.

“ppaliwa baekhyun-ah, jangan marah lagi. Kan aku janji akan mentraktirmu, ppali” ucapnya bergelayut manja ditanganku, astaga kalau sudah begini aku tidak bisa apa apa. Dasar dia ini.

@Butik

“Baekki, baju ini apakah cocok denganku?” astaga, pilihannya selalu saja aneh. Kenapa dia selalu memilih pakaian seperti ahjumma, tampilannya jadul sekali, dengan motif motif yang juag aneh.

“kau terlihat seperti nenek nenek jika memakai itu” diapun ber ‘O’ ria, aish untung saja aku menyukainya. Coba kalau aku tak menyukainya akan kukerjai habis habisan dia.

“kalau ini, menurutku ini bagus” ini baju apa lagi. Warnanya norak sekali, warna polkadot begini dipakai pasti seperti badut. Tapi kan tidak lucu kalau dia ingin tampil cantik dengan pakaian badut -_-

“warnanya norak, ganti saja dengan yang lain” aku melihat kesekitar butik ini, kenapa pakaiannya aneh aneh saja. Tidakkah ada pakaian yang manis untuk Chaeri?

“kalau ini” ucapnya sambil tersenyum kecut, bajunya kekurangan bahan. Seksi sekali

“apa kau ingin menggodaku, biar aku yang cari” ucapku terkekeh, dia pun menggembungkan pipinya kesal. Ingin sekali aku mencubit pipinya gemas.

Kulihat sebuah gaun berwarna biru muda, bagus dengan pita di pinggang belakangnya. Hah mungkin ini akan cocok untuk Chaeri.

“Chaeri, ini bagus.. apa kau mau yang ini?” tanyaku, sayang sekali dia menolak gaun cantik ini.

“hmm.. bagus, baiklah aku ambil ini saja” ucapnya dan segera menuju ke kasir.

Baekhyun POV end

*****

Chaeri POV

Huh cukup lelah siang ini, padahal aku hanya ke salon dan memilih pakaian saja. Bagaimana kalau sekarang pergi makan, kan sejak sepulang sekolah tadi aku belum makan.

“Baekki-ah, aku lapar. Ayo kita pergi makan”

“aku ingin ke WC ingin mengeluarkan sesuatu” Mwo? Hahaha, Baekki.. pantas saja diam saja dari tadi.

“hahaha, pergilah. Biar aku tunggu diluar sini”

Kenapa lama sekali dia didalam sana, apa dia mengeluarkan sesuatu yang besar. Astaga Chaeri apa yang kau pikirkan.

“Hai cantik” ucap seseorang yang tak ku kenal, wajahnya sangar dan dia senyam senyum padaku.

“nu..nugu?” tanyaku, jujur aku takut dia melakukan hal hal aneh.

“nan Junhyung, dan kau cantik?” ucapnya lalu menjulurkan tangannya dan tersenyum aneh dan aku semakin mencurigainya.

“Naneun Miri imnida”  ucapku, pura pura saja namaku Miri lalu aku membalas juluran tangannya dan dengan segera aku lepas.

“ngomong ngomong kau sedang apa disini?”

“aku sedang menunggu seseorang” ucapku lalu aku melengah.

“apa kau tidak lapar, kau mau ikut aku” hei apa apaan ini, kenapa dia meletakan sikunya dibahuku.

“Hei, apa yang kau lakukan” ucapku, sekarang aku benar benar marah. Benar saja dugaanku, dia ini pasti bukan orang yang baik.

“ayolah ikut denganku” dia menarik lenganku, lenganku sakit. Aku berusaha melepaskan pegangan tangannya.

“Hei diamlah” ucapnya, sungguh wajahnya sangat mengerikan

Aku benar benar tidak kuat melawannya, biarlah aku pasrah. Tuhan kumohon tolong aku.

Ini benar benar sudah jauh, bahkan kami sudah bercampur ditengah ramainya orang. Hingga aku tiba di sebuah tempat yang cukup gelap dan tidak ada seorang pun disana.

Tiba-tiba ada yang menarik lenganku kuat dan langsung memelukku. Tuhan terima kasih telah menolongku.

“Hei kau siapa?”

“seharusnya aku yang tanya kau siapa?” suara itu, astaga. Itu Baekhyun, syukurlah.

“dia ini gadisku, dan kau telah mengambilnya” mendengar kata Junhyung sebenarnya aku ingin melepaskan pelukan Baekhyun, tapi Baekhyun malah menahanku.

“Hah? Gadismu? Seenaknya saja kau bicara seperti itu, dia ini yeojachinguku, jangan seenaknya saja mengatakan dia gadismu, dasar pemungut” hei kenapa Baekhyun memancing amarahnya.

“apa yang kau bilang hah” teriak Junhyung

“Chaeri, lari” bisiknya ditelingaku, diapun melepaskan pelukannya.

Diapun berlari sambil menarik tanganku, larinya cukup kencang. Dia pun menarikku ke pusat informasi. Junhyung, masih mengikuti kami. Astaga, sebenarnya ingin apa

“Ahjussi, apa kau melihat orang berwajah sangar itu? Yang menggunakan topi hitam itu” jelas Baekhyun pada security disana.

“Ne, kenapa?”

“Ahjussi, dia berusaha memerkosa yeojachinguku di blok ujung yang gelap paman” aku terkesiap, sudah keberapa kali Baekhyun mengatakan bahwa aku yeojachingunya.

“benarkah begitu?” tanya security tersebut padaku, akupun mengangguk. Paman itu segera mengejar Junhyung.

“gwaencana?” tanya Baekhyun

“Ne gwaenchanayo, aku tidak tau apa yang akan terjadi jika kau tidak ada Baekhyun-ah.. jeongmal gomawo” ucapku padanya, jujur aku masih shock dengan perlakuan Junhyung tadi.

“tapi kau ingin mentraktirku makan, tidak jadi?” oh iya, karena tadi laparku jadi hilang.

“eoh, arraseo. Ayo kita pergi”

Chaeri POV end

***

Author POV

Sepasang remaja tengah berjalan beriringan, mereka tengah dilanda diam dan Baekhyun mulai membuka pembicaraan.

“sebenarnya gaun tadi untuk apa?” tanya Baekhyun pada Chaeri yang terlihat melamun

“oh eh..”

“kau melamun?” tanya Baekhyun lagi.

“ah aniyo, apa yang kau katakan tadi Baekki?” tanya Chaeri

“hah.. pasti kau memikirkan masalah yang tadi kan, sudahlah lupakan. Sebenarnya gaun tadi untuk apa?”

“oh.. apa kau lupa besok ada acara perpisahan, paginya acara pengumuman kelulusan dan malamnya akan ada pesta digedung sekolah. Jadi aku berencana akan memakai nya besok malam.” Jelas Chaeri sambil tersenyum pada Baekhyun, dia membayangkan bagaimana cantiknya dia besok malam.

“oh iya aku lupa, jika besok malam pesta lalu kau akan memakai gaun itu?” tanya Baekhyun

“ne” ucap Chaeri

“dan dengan sepatu snaker yang kau pakai itu” ucap Baekhyun, Chaeri merungut.

Jika dia memakai gaun yang cantik dengan sepatu snaker pasti aneh. Tapi tak apalah demi menghadiri pesta tersebut tak ada salahnya kan.

“tak apalah dengan ini, lagian aku juga tidak bisa pakai high heels. Oh iya, jemput aku besok ya Baekki.”

Baekhyun prihatin terhadap Chaeri, bagaimana seorang gadis tidak bisa memakai high heels.

“arraseo, aku akan jemput besok malam”

TBC

2 thoughts on “Nado Saranghae Baekhyun Chap 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s